Adveristing
Example 325x300
Nasional

Islah dengan Bupati Pati, Inisiator Demo Dinilai Melecehkan Kepentingan Rakyat, Publik Bertanya “Cair Berapa?”

×

Islah dengan Bupati Pati, Inisiator Demo Dinilai Melecehkan Kepentingan Rakyat, Publik Bertanya “Cair Berapa?”

Sebarkan artikel ini
Ahmad Husain Hafid, inisiator demo pemakzulan Bupati Pati, memutuskan berdamai dengan Sudewo/Ulanda.id
Ahmad Husain Hafid, inisiator demo pemakzulan Bupati Pati, memutuskan berdamai dengan Sudewo/Ulanda.id

ULANDA.ID – Rencana aksi unjuk rasa besar-besaran menuntut pemakzulan Bupati Pati, Sudewo, dipastikan batal setelah salah satu inisiator, Ahmad Husain Hafid, memilih berdamai.

Jagat media sosial sempat diramaikan dengan beredarnya foto Bupati Sudewo merangkul Husain. Potret tersebut langsung menimbulkan tanda tanya di masyarakat, bahkan memunculkan spekulasi “cair berapa?” yang kini marak dibicarakan publik.

Padahal, demonstrasi yang direncanakan pada Senin (25/8) itu sebelumnya digadang-gadang bakal menghadirkan ratusan ribu massa, menolak kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 250 persen.

Husain menyampaikan bahwa dirinya sudah melakukan komunikasi langsung dengan Bupati Sudewo. Dari percakapan lewat video call itu, ia mengaku aspirasinya diterima dan pembangunan di Pati tetap akan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

Baca Juga :  Yadi Sofyan Noor: Gorontalo Tuan Rumah, Siap Gemparkan PENAS KTNA 2026

“Aliansi Masyarakat Pati Timur Bersatu menyatakan demo pada 25 Agustus batal. Saya sudah tidak berkecimpung di situ lagi. Tadi masyarakat juga sudah saya kasih tahu kalau batal,” ujar Husain di Pati, Selasa (19/8).

Husain beralasan, langkah islah dipilih karena pergerakan massa dinilai telah melenceng dari tujuan awal dan mulai ditunggangi kepentingan politik.

Meski demikian, keputusan itu justru menuai kritik tajam. Banyak pihak menilai langkah damai Husain dianggap melecehkan kepentingan rakyat yang sebelumnya mendukung gerakan penolakan PBB.

Baca Juga :  Libur dan Long Weekend Mei 2025, Cek Tanggal Merahnya

Tidak sedikit warganet yang menduga adanya imbalan atau kepentingan tertentu di balik pertemuan tersebut. Spekulasi itu mencuat setelah beredarnya foto mesra Husain bersama Bupati Sudewo.

Menanggapi tudingan itu, Husain tidak menampik dirinya bisa saja dituding menerima keuntungan pribadi. “Biarin, yang penting besok kelihatan. Omahku ya elek kok (rumahku jelek),” ucapnya menepis isu yang berkembang.

Husain menambahkan, dirinya akan tetap mendukung Bupati Sudewo selama kepemimpinan dijalankan dengan merangkul aspirasi warga. “Aku lebih suka pemimpin yang benar-benar merangkul masyarakat, dan Pak Sudewo sudah membuktikan itu,” ujarnya.

Baca Juga :  PWI Tetapkan 87 Hak Suara Sah untuk Kongres Persatuan 2025

Namun demikian, publik masih menyoroti langkah damai tersebut karena dinilai berpotensi meredam aspirasi rakyat yang semula berjuang menolak beban pajak berlipat.

Kasus batalnya aksi pemakzulan Bupati Pati ini menjadi perbincangan hangat di Jawa Tengah. Banyak warga mempertanyakan komitmen para tokoh penggerak yang sebelumnya lantang menolak kebijakan kenaikan PBB.

Dengan munculnya islah Ahmad Husain Hafid dan Sudewo, isu “cair berapa?” semakin memperkuat persepsi publik bahwa politik lokal di Pati sarat spekulasi dan kepentingan.

**Klik Channel WhatsApp Ulanda.id untuk membaca berita pilihan menarik lainnya langsung di ponselmu.

Example floating