ULANDA.ID – Kegembiraan menyelimuti pegawai Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo menyusul keputusan resmi memindahkan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) dari Bank SulutGo ke Bank Tabungan Negara (BTN). Banyak pegawai mengunggah momen pemindahan tabungan mereka di media sosial, mengekspresikan antusiasme dan rasa syukur.
Unggahan dari akun @uraib menjadi sorotan warganet, “Torang so bale di BTN, good bye Bank SulutGo.” Reaksi positif pun berdatangan dari rekan-rekan pegawai, seperti akun @aos** yang menulis, “BTN banyak cashback,” dan akun @my menambahkan, “Bale BTN murah meriah.”
Tidak hanya sekadar komentar, unggahan-unggahan ini mencerminkan semangat pegawai untuk menata keuangan pribadi sekaligus mengikuti program pemerintah daerah. Beberapa pegawai juga berbagi tips pengalaman memindahkan tabungan, memicu interaksi hangat di platform media sosial.
“Kami merasa lebih praktis dan mendapatkan layanan yang lebih baik di BTN. Ini bukan hanya tentang tabungan, tapi juga dukungan untuk ASN,” ujar salah satu pegawai yang ikut memindahkan rekeningnya.
Kegembiraan pegawai ini mencerminkan transformasi digital dan modernisasi pengelolaan keuangan daerah. Dengan bergabung ke BTN, ASN dan honorer dapat menikmati layanan yang lebih terintegrasi, termasuk fasilitas pembayaran gaji, kemudahan transaksi, dan program perumahan.
Branch Manager BTN Gorontalo, Hendi Purnomo Adi, menegaskan bahwa alih RKUD Pemkot Gorontalo melalui proses panjang, mulai dari nota kesepahaman (MoU) di Jakarta hingga perjanjian kerja sama (PKS). “Masih ada tindak lanjut di Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Keuangan. Kerja sama ini juga bagian dari Program Pengembangan Operasional BTN,” jelasnya.
BTN berkomitmen mendukung Pemkot Gorontalo, termasuk menyediakan sembilan unit armada mobil sampah, serta memfasilitasi program perumahan bagi ASN dan dukungan bagi pelaku UMKM.
Ritel Funding BTN Pusat, Khairunisa, menambahkan bahwa kerja sama ini sejalan dengan program nasional penyediaan tiga juta rumah bagi ASN, memastikan pegawai dapat memiliki rumah dengan skema subsidi perumahan.
Dengan alih RKUD ke BTN, pengelolaan keuangan daerah diharapkan lebih efisien dan transparan, sekaligus memberi manfaat langsung bagi pegawai, ASN, honorer, dan UMKM. Antusiasme pegawai yang terekam di media sosial menjadi bukti nyata bahwa langkah ini diterima dengan baik oleh masyarakat dan internal Pemkot Gorontalo.
Kehadiran BTN di Gorontalo mendukung transformasi digital keuangan daerah, mempercepat pembayaran gaji ASN, mempermudah transaksi UMKM, dan menyediakan program perumahan. Pegawai pemkot yang aktif di media sosial menjadi duta antusiasme publik terhadap modernisasi keuangan ini.